Tuesday, June 9, 2020

Hubungan antara ayat-ayat Surat Al-fatihah

Hubungan antara ayat-ayat Surat Al-fatihah

Allah Swt memulai kitab-Nya dengan surat Al-fatihah,karena didalamnya terkumpul seluruh tujuan-tujuan Al-qur’an, oleh karena itu Al-qur’an punya nama seperti  ummul qur;an,ummul kitab,Al-asas. Maka surat Al-fatihah ini seperti sebuah judul atau Bara’ah Al-istihlal ( mendatangkan pada awal pembicaaran suatu isyarat kepada apa yang akan disampaikan).
Imam Hasan Al-bashri berkata “ Sesungguhnya Allah telah menyimpan seluruh ilmu pengetahuan kitab-kitab yang sudah diturunkan kepada nabi-nabi dalam surat Al-qur’an,kemudian seluruh ilmu pengetahuan dalam al-qur’an disimpan dalam surat Al-mufassil, lalu seluruh ilmu pengetahuan dalam surat Al-mufassil disimpan dalam surat Al-fatihah. Maka barang siapa yang mengajari tafsir al-fatihah seperti ia telah mengajari seluruh tafsir kitab-kitab yang sudah diturunkan kepada para nabi-nabi. Hadist Takhrij Imam Baihaqi dalam kitab Sya’bul Iman.
Imam Zamakhsyari pun telah mengakui akan kandungan al-fatihah seluruh ilmu pengetahuan Al-qur’an. Sebab, muatan Al-fatihah tentang pujian kepada Allah,ta’abbud,perintah,larangan,janji kebaikan dan ancaman. Dan seluruh ayat-ayat al-qur’an tidak akan keluar dari topik demikian.
Kata imam Fakhruddin Ar-razi “ Maksud  Al-qur’an sepenuhnya adalah menetapkan empat hal ;
Ketuhanan ,hari pembangkitan,kenabian dan pernyataan kadha dan qadar.
Maka Firman Allah 
الحمد الله رب العالمين
“ Segala puji milik Allah”
Menetapkan ketuhanan.
مالك يوم الدين
“ raja di hari akhir”
Menetapkan tidak ada paksaan bagi Allah maksudnya  segela sesuatu itu sudah ditentukan oleh Allah dengan kadha dan qadar.
Dan mulai dari ayat 
اهدنا الصراط المستقيم 
“ tunjukilah kami ke jalan yang lurus”
Hingga akhir ayat, menjelaskan tentang  kadha Allah dan kenabian para nabi.
Dan surat ini (surat Al-fatiha) memuat empat perkara tersebut,dan inilah maksud terbesar dari Al-qur’an.
Kata imam Baidhawi “ Surat Al-fatihah termasuk dalam dua  ketentuan, ketentuan teoritis dan ketentuan praktisi yaitu ada di kalimat “ menuju jalan yang lurus”,mengetahui jajaran kebaikan dan tingkatan orang-orang celaka”.
Kata Imam At-tiby “  Content surat Al-fatihah berupa empat ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan agama. Pertama Ilmu Usul dan Aqidah berupa mengenal Allah dan sifat-sifat_Nya. Petunjuknya dari firman Allah 
رب العالمين 
Dan
و الرحمن الرحيم
Pengetahuan hari pembalasan. Petunjuk dari firman-Nya
مالك يوم الدين
Dan yang kedua Ilmu untuk mencapai kesempurnaan yaitu ilmu Akhlak dan itu untuk mencapai kehadirat shamadaniyyah (Allah) dan berlindung kepada Allah yang maha tunggal dan menepuh jalan yang lurus. Kepadanya Allah beri petunjuk dengan firman-Nya :
انعمت عليهم غير المغضوب عليهم ولا الضالين
Beliau berkata “ Seluruh Al-qur’an merinci apa-apa yang resume pada Al-fatihah, karena Al-fatihah itu dibangun diatas totalitas isi Al-qur’an secara terperinci karena Al-fatiha terletak pada awal-awal Al-qur’an dan retorika yang ada didalam al-qur’an termasuk apa yang dikatakan untuknya. Oleh karena itu tidak ada kalimat-kalimat yang dibatasi selama mungkin dipertanggung kepada yang khusus.
Imam Al-ghazali pernah berkata dalam kitabnya Khawasil Qur’an bahwa maqasid al-qur’an (tujuan al-qur’an) ada enam. Tiga perkara tentang fungsi Al-qur’an dan tiga lainnya sebagai pelengkap fungsi Al-qur’an.
Pertama ;  pengenalan orang yang diajak berdakwah.
Kedua    ;  pengenalan jalan yang lurus.
Ketiga    ;  pengenalan kondisi ketika kembali kepada Allah.
Keempat ;  pengenalan kriteria orang-orang taat.
Kelima    ;  pengenalan posisi orang-orang yang menempuh jalan kepada Allah.

No comments:

Post a Comment